kenapa aku di bedakan?
hai, perkenalkan. namaku sabrina febyca fimelya. saat ini aku berusia 20 tahun. aku merupakan pengidap anxiety disorder dan bipolar. sejak kecil aku hidup dalam tekanan keluarga. suara keras, bentakan, hingga pukulan sudah menjadi bagian dari keseharianku. sejak usia 8 tahun, aku sudah diperkenalkan dengan cara mencari uang, dan setiap kesalahan—besar ataupun kecil—selalu dibalas dengan tamparan sebagai konsekuensinya. di rumah, aku adalah anak perempuan satu-satunya dari empat bersaudara, sekaligus anak terakhir. cacian dan makian dari orang tua maupun saudara adalah makanan sehari-hari bagiku. saat memasuki masa remaja dan duduk di bangku SMP, aku juga mengalami perundungan dari teman sekelas. hinaan yang sangat menyakitkan itu membuatku semakin terpuruk. aku selalu memendam semuanya sendiri, meratapi apa yang terjadi sambil lirih bertanya pada diri sendiri: “ada apa denganku? apa yang salah dariku? apa aku se-tidak layak itu?” aku melewati tiga tahun masa kelam yang membuat mentalku...