Bayanganmu Di Setiap Langkah

Sudah seminggu kita tak saling bicara, sayang. Seminggu yang terasa seperti satu abad. Aku telah menghabiskan waktu ini untuk merenung, untuk mencoba memahami apa yang terjadi, untuk mencoba melupakanmu. Tapi aku tak bisa, sayang. Aku tak bisa melupakanmu. Setiap sudut ruangan ini, setiap benda yang kulihat, setiap aroma yang kutercium, selalu mengingatkan aku pada dirimu. Setiap lagu yang kudengar, setiap film yang kutonton, selalu membuatku teringat pada momen-momen indah yang pernah kita lalui bersama. Aku mencoba untuk melupakanmu, sayang. Aku mencoba untuk menyibukkan diri dengan hobi yang kucintai, dengan teman-teman yang setia, dengan mimpi-mimpi yang kuberikan sayap. Namun, semua itu tak mampu mengusir bayangmu dari relung hatiku. Setiap kali aku mencoba untuk melupakanmu, setiap kali aku mencoba untuk move on, sebuah bisikan lembut selalu terdengar di telingaku: "Akan indah jika bersamamu." Aku tahu, sayang, kamu mungkin tak akan pernah membaca ini, mungkin kamu tak akan pernah tahu bagaimana aku merindukanmu. Tapi aku harus mengatakannya, aku harus meluapkan semua rasa ini. Aku mencintaimu, sayang. Aku mencintaimu dengan sepenuh hatiku, dengan segenap jiwaku. Aku mencintaimu dengan semua kekurangan dan kelebihanmu. Aku mencintaimu dengan semua kenangan indah yang pernah kita ukir bersama. Aku tak memintamu untuk kembali padaku, sayang. Aku tahu, itu mustahil. Aku tahu, kamu mungkin sudah melupakan aku, mungkin kamu sudah menemukan kebahagiaan yang baru. Tapi aku ingin kamu tahu, bahwa aku selalu ada untukmu. Aku selalu ada untukmu sebagai tempatmu bercerita, tempatmu berbagi, tempatmu berkeluh kesah. Aku harap kamu bahagia, sayang. Aku harap kamu menemukan seseorang yang dapat membuatmu tersenyum seperti aku dulu. Aku harap kamu menemukan seseorang yang dapat mencintaimu seperti aku mencintaimu. Jika suatu saat kamu menemukan seseorang yang dapat membuatmu bahagia, aku akan bahagia untukmu. Aku akan merelakanmu dengan ikhlas, meskipun di sini aku tetap menunggumu, mungkin dua tahun, mungkin tiga tahun, atau mungkin selamanya. Jaga dirimu baik-baik, sayangku. Semoga kamu selalu sehat dan bahagia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Untitled, but it's About You

Heartbeat in Stereo